Langsung ke konten utama

Contoh Aktualisasi ASN

https://afrizonkanedi.blogspot.com/2019/12/aktualisasi.html

BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
           
Aparatur sipil negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Pegawai ASN yang terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintah atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji bedasarkan peraturan perundang-undangan.
Tentu saja untuk duduk di kursi PNS harus seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat sebagai pegawai ASN secara permanen oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan di pemerintahan. Selain PNS, yang berhak menduduki jabatan sebagai ASN adalah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam ketentuan pasal 1 ayat 4, yang dimaksud PPPK adalah WNI yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintah.
Menurut Undang- undang no. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) penyelenggaraan Diklat mengikuti pola baru di mana masa kegiatan berlangsung secara on-off-on kampus. Kegiatan on kampus berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu dengan pemaparan materi dan pola untuk menginternalisasi nilai dasar ANEKA. Pola baru ini diselenggarakan seefektif mungkin untuk membina peserta diklat agar lebih memahami dan mengaktualisasi nilai-nilai dasar ASN yakni akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi.
Kegiatan off di kampus nanti akan dilakukan di SD Negeri19 Bengkulu Tengah  yang mencakup aktualisasi nilai-nilai dasar ANEKA pada setiap kegiatan pembelajaran PAI  di sekolah yang sudah direncanakan. Kegiatan tersebut dilatar belakangi oleh Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014.Pendidikan agama islam adalah Upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal,  memahami, menghayati serta mengimani ajaran agama islam di barengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud suatu kesatuan dan keadilan. Sehingga perlunya mengoptimalkan pembelajaran  Pendidikan agama islam  agar dapat teridentifikasi masalah-masalah apa saja yang sedang dialami siswa SDN 19 Bengkulu Tengah demi terciptanya kegiatan pembelajaran agama islam di sekolah dengan efektif dan efisien.tujuan pendidikan agama islam disekolah adalah untuk menjadikan anak agar menjadi pemeluk agama yang aktif dan menjadi masyarakat atau warga Negara yang baik dimana keduanya itu terpadu untuk mewujudkan apa yang di cita citakan merupakan suatu hakekat sehingga setiap pemeluk agama yang aktif secara otomatis akan menjadi warga negara yang baik,terciptalah warga negara yang pancasilais dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa . Jadi, Pendidikan agama islam diselenggarakan untuk membantu peserta didik dalam mencapai perkembangannya dengan optimal sehingga tumbuh menjadi anak yang aktif dalam beragama dan menjadi warga negara yang baik
Berlatar belakang identifikasi isu di atas, maka diangkatlah rancangan aktualisasi yang berjudulMengoptimalkan Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran Melaksanakan Sholat Pada SD Negeri 19 Bengkulu Tengah yang akan di aktualisasikan pada proses habituasi di SD negeri 19 bengkulu tengah  dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen mutu, Anti Korupsi).



B.   Tujuan
Adapun tujuan dari aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS yaitu:
1.      Sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan aktualisasi nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA).
2.      Memahami nilai-nilai dasar profesi PNS yang mencakup Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA)
3.      Mampu menerapkan nilai-nilai dasar ANEKA di dalam kegiatan aktualisasi berdasarkan tugas dan fungsinya
4.      Mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik
5.      Kemampuan menganalisa dampak jika ANEKA tidak dilaksanakan.

C.   Ruang Lingkup
Aktualisasi nilai-nilai dasar PNS yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi ini akan dilakukan di unit kerja SD negeri 19 benteng bengkulu tengah. Kegiatan ini dilaksanakan selama masa habituasi  yaitu dari tanggal 24 oktober sampai dengan 04 desember 2019.














BAB II
DISKRIPSI ORGANISASI

A.   Struktur Organisasi
Struktur organisasi SDNegeri 19 Bengkulu Tengah :








Daftar gambar 1. Struktur organisasi SDN 19 Bengkulu Tengah

B.       Visi dan Misi Organisasi
1. Visi 
Adapun visi SD Negeri 19 Bengkulu Tengah  yaitu :
 Mewujudkan Siswa Berprestasi, Berakhlak Mulia, Dan Berbudaya Luhur.
2. Misi  
Adapun misi SD Negeri 19 Bengkulu tengah yaitu :
1.    Mengefektifkan Kegiatan Belajar Mengajar
2.    Melaksanakan bimbingan secara efektif guna mengoptimalkan prestasi belajar pesertdidik.
3.    Menumbuhkan penghayatan dan pengalaman terhadap ajaran Agama yang dianut siswa sehingga terbentuk kepribadian yang mantap, arif, dan bijaksana dalam berperilaku.
4.    Menciptakan lingkungan sekolah menjadipusat sumber belajar.

C.      Nilai Organisasi
1.         Tanggung jawab
Dengan bertanggung jawab dalam perencanaan yang matang dapat meningkatkan mutu pendidikan
2.         Efektif dan Efisien
Dengan adanya efektif dan efisien dalam mencapai tujuan pembelajaran dalam peningkatan mutu Melaksanakan Kegiatan Mempendidikan Inisiatif
3.         Sistematis
Dengan  sistematis dalam setiap pelaksanaan proses pembelajaran  dapat menjadi alat evaluasi belajar siswa guna perbaikan mutu pendidikan
4.         Jujur dan transparan
Dengan bersikap jujur dan transparan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
5.         Cermat dan tuntas
Dengan  cermat dan pengambilan tindakan  yang tepat bagi siswa dapat berperan dalam mencapai hasil belajar yang lebih baik (tuntas)
D.      Tugas dan Fungsi
1.         Tugas dan Fungsi Guru Kepala Sekolah
a. Kepala Sekolah Selaku Pemimpin, mempunyai tugas:
1.        Menyusun perencanaan
2.        Mengorganisir kegiatan
3.        Mengarahkan kegiatan
4.        Mengkoordinir kegiatan
5.        Melaksanakan pengawasan
6.        Melakukan evaluasi setiap kegiatan
7.        Menentukan kebijaksanaan
8.        Mengadakan rapat
9.        Mengambil keputusan
10.    Mengatur proses belajar mengajar
11.    Mengatur administrasi :
         a. Kantor
         b. Siswa
c. Pegawai
d. Perlengkapan
e. Keuangan
12. Mengatur organisasi OSIS
13. Mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat
b. Kepala sekolah selaku administrator, mempunyai tugas:
1.        Perencanaan
2.        Pengorganisasian
3.        Pengarahan
4.        Pengkoordinasian
5.        Pengawasan
6.        Kurikulum
7.        Kesiswaan
8.        Perkantoran
9.        Kepegawaian
10.    Perlengkapan
11.    Keuangan
12.    Perpustakaan
c. Kepala sekolah sebagai suvervisor mempunyai tugas suvervisor  terhadap :
1.        Kegiatan belajar mengajar
2.        Kegiatan bimbingan dan penyuluhan
3.        Kegiatan ko-kurikuler dan ekstra kulikuler
4.        Kegiatan ketatausahaan
5.        Kegiatan kerjasama dengan masyarakat dan dunia usaha
2.      Tugas dan fungsi guru Pendidikan Agama Islam
Adapun tugas-tugas guru pendidikan agama islam  yaitu:

1.         Guru PAI sebagai korektor  (memberikan penilaian terhadap siswaa) 
2.         Guru PAI sebagai inspirator (Sebagai contoh)
3.         Guru PAI sebagai informatory (Sebagai pemberi Informasi)
4.         Guru PAI sebagai Organisator (Sebagai pengelola  kegiatan)
5.         Guru PAI sebagai  Inisiator (guru sebagai pencetus ide ide kemajuan/kreatif dalam pendidikan
6.         Guru PAI sebagai Motivator (hendaknya dapat mendorong siswa agar bergairah dan aktif  dalam belajar )
7.         Guru PAI sebagai fasilitator (guru hendaknya dapat menyediakan fasilitas yang memungkunkan kemudahan dalam pembelajaran). 
8.         Guru PAI sebagai pembimbing (peranan guru sebagai pembimbing sangat  penting guna menjadikan anak didik sebagai manusia dewasa susila yang  cakap).
9.         Guru PAI sebagai pengelola kelas (pengelolaan kelas yang baik akan menunjang jalannya interaksi edukatif). 
10.     Guru PAI sebagai Evaluator
3.      Tugas dan fungsi guru
1. Membuat kelengkapan mengajar dengan baik dan lengkap
2. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
3.Melakssanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum dan UAS
4. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian
5.Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
6. Mengisi daftar nilai siswa
7. Melaksanakan kegiatan membimbing kepada guru lain dalam proses pembelajaran
8. Membuat alat pelajaran/ alat peraga
9. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
10. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
11. Mengadakan pengembangan program pembelajaran
12. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa
13.Mengisi dan meneliti daftar hadir sebelum memulai pelajaran
14. Mengatur kebersihan ruang kelas dan sekitarnya
15. Mengumpulkan dan menghitumg angka kredit untuk kenaikan pangkat

E.       Uraian Tugas
a.       Menyiapkan perangkat mengajar semester: Analisa program, Satuan Acara Pembelajaran dan kisi-kisi berikut perangkat evaluasi.
b.    Melaksanakan administrasi siswa (daftar nilai, daftar hadir, dan daftar kemajuan siswa).
c.    Melaksanakan kegiatan belajar mengajar

1.      Guru teori dan guru umum
a.    Mempersiapkan bahan ajar dan alat bantu.
b.    Memasukkan misi kejuruan pada mata pelajaran umum bagi        guru umum.
c. Menerapkan kompetensi kejuruan.
d.Mengisi buku agenda kelas.
2.      Guru praktek
a.    Menyiapkan pelajaran praktek: bahan dan alat, ruangan,     pembagian tugas.
b.    Melaksanakan KBM praktek, pengawasan, proses dan          penilaian hasil.
c.    Menyelesaikan pekerjaan praktek ( pembersihan dan penyimpanan alat, pembersihan ruangan ).
d.   Bertanggung jawab terhadap inventaris alat dan perabot.
e.    Melaksanakan bimbingan profesi siswa.
d.   Mengembangkan alat bantu kegiatan belajar mengajar.
e.    Membantu melaksanakan kegiatan 7K.
3.      Tugas lainnya
1.  Membantu Kepala Program dalam hal tertentu.
2.  Dapat diserahi tugas sebagai Wali Kelas, Unit Produksi, Program Magang, dan Bendahara.
F.       Personil
SD Negeri 19 Bengkulu Tengah memiliki 7 orang tenaga pendidik PNS,1 tenaga pendidik CPNS,  3 orang honorer. Berikut personil pendidik dan tenaga kependidikan SD Negeri 19Bengkulu Tengah :
Tabel 1. Personil SD Negeri 19 Benteng
No
Nama
Jabatan
Status
1
Parwizan
Kepala Sekolah
PNS
2.
Marsiyem,S.pd
Guru Kelas
PNS
3.
Elsi Puryani,S.pd
Guru kelas
PNS
4.
Eti susanti,S.pd
Guru kelas
PNS
5.
Jori Arianto,S.pd
Guru kelas
PNS
6.
Afrizon Kanedi,S.pd
Guru kelas
PNS
7.
Yoki Yolando,A.ma
Guru Penjas
PNS
8.
Endah Permana sari,S.pdi
Guru PAI
CPNS
9
Desi Erisandi,S.pd
Guru
Honor
10
Ida Laila,S.pd
Guru
Honor
11.
Yumaida
Penjaga sekolah
Honor









BAB III
KEGIATAN DAN NILAI-NILAI DASAR

A.      Konsep Nilai-nilai Dasar Profesi ASN (Aparatur Sipil Negara)
Sesuai dengan Undang-Undang No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negari Sipil dilaksanakan mengacu pada nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen mutu, dan Anti korupsi (ANEKA) sebagai prinsip yang menjadi landasandalam menjalankan profesi. Adapun detail dari nilai-nilai yang terkandung dalam ANEKA adalah sebagai berikut,
1.    Akuntabilitas
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang PNS adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Nilai-nilai dasar yang terdapat pada akuntabilitas, yaitu
1)   Kepemimpinan
Lingkungan yang akuntabel tercipta dari atas ke bawah dimana pimpinan memainkan peranan yang penting dalam menciptakan lingkungannya.
2)   Transparansi
Tujuan dari adanya transparansi adalah :
a)    Mendorong komunikasi yang lebih besar dan kerjasama antara kelompok internal dan eksternal;
b)   Memberikan perlindungan terhadap pengaruh yang tidak seharusnya dan korupsi dalam pengambilan keputusan;
c)    Meningkatkan akuntabilitas dalam keputusan-keputusan;
d)   Meningkatkan kepercayaan dan keyakinan kepada pimpinan secara keseluruhan.
3)   Integritas
Dengan adanya integritas menjadikan suatu kewajiban untuk menjunjung tinggi dan mematuhi semua hukum yang berlaku, Undang-undang, kontrak, kebijakan, dan peraturan yang berlaku. Dengan adanya integritas institusi, dapat memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada publik dan/atau stakeholders.
4)   Tanggung jawab (Responsibilitas)
Responsibilitas institusi dan responsibilitas perseorangan memberikan kewajiban bagi setiap individu dan lembaga, bahwa ada suatu konsekuensi dari setiap tindakan yang telah dilakukan, karena adanya tuntutan untuk bertanggungjawab atas keputusan yang telah dibuat. Responsibilitas terbagi dalam responsibilitas perorangan dan responsibilitas institusi.
5)   Keadilan
Keadilan adalah landasan utama dari akuntabilitas. Keadilan harus dipelihara dan dipromosikan oleh pimpinan pada lingkungan  organisasinya.
6)   Kepercayaan
Rasa keadilan akan membawa pada sebuah kepercayaan. Kepercayaan ini yang akan melahirkan akuntabilitas.
7)   Keseimbangan
Untuk mencapai akuntabilitas dalam lingkungan kerja, maka diperlukan adanya keseimbangan antara akuntabilitas dan kewenangan, serta harapan dan kapasitas.
8)   Kejelasan
Kejelasan juga merupakan salah satu elemen untuk menciptakan dan mempertahankan akuntabilitas.
9)   Konsistensi
Konsistensi menjamin stabilitas. Penerapan yang tidak konsisten dari sebuah kebijakan, prosedur, sumber daya akan memiliki konsekuensi terhadap tercapainya lingkungan kerja yang tidak akuntabel, akibat melemahnya komitmen dan kredibilitas anggota organisasi.
2.    Nasionalisme
Nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar terhadap bangsa dan negara, dan sekaligus menghormati bangsa lain.Nasionalisme Pancasila adalah pandangan atau paham kecintaan manusia Indonesia terhadap bangsa dan tanah airnya yang didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai dasar yang terdapat pada Nasionalisme, yaitu : 1) Keimanan, 2) Ketaqwaan, 3) Kedamaian, 4) Keberadaban, 5) Kesederhanaan, 6) Persatuan dan kesatuan, 7) Kesetaraan, 8) Kebijaksanaan, 9) Mufakat, 10) Keadilan, dan 11) Kesejahteraan
3.    Etika Publik
Etika Publik merupakan refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.Nilai-nilai dasar etika publik sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang ASN, yakni sebagai berikut:
1)        Memegang teguh nilai-nilai dalam ideologi Negara Pancasila.
2)        Setia dan mempertahankan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia 1945.
3)        Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak.
4)        Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian.
5)        Menciptakan lingkungan kerja yang non diskriminatif.
6)        Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika luhur.
7)        Mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerjanya kepada publik.
8)        Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan danprogram pemerintah.
9)        Memberikan layanan kepada publik secara jujur, tanggap, cepat, tepat, akurat, berdaya guna, berhasil guna, dan santun.
10)    Mengutamakan kepemimpinan berkualitas tinggi.
11)    Menghargai komunikasi, konsultasi, dan kerjasama.
12)    Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai.
13)    Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan.
14)    Meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan yang demokratis sebagai perangkat sistem karir.
4.    Komitmen Mutu
Komitmen mutu adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain yang tercermin dalam tindakan kita untuk menjaga mutu kinerja pegawai. Bidang apapun yang menjadi tanggung jawab PNS semua mesti dilaksanakan secara optimal agar dapat memberi kepuasaan kepada stakeholder. Ada empat indikator dari nilai-nilai dasar komitmen mutu yang harus diperhatikan, yaitu :
1)   Efektif
Efektif adalah berhasil guna, dapat mencapai hasil sesuai dengan target. Sedangkan efektivitas menunjukkan tingkat ketercapaian target yang telah direncanakan, baik menyangkut jumlah maupun mutu hasil kerja.
2)   Efisien
Efisien adalah berdaya guna, dapat menjalankan tugas dan mencapai hasil tanpa menimbulkan keborosan. Sedangkan efesiensi merupakan tingkat ketepatan realisasi penggunaan sumberdaya dan bagaimana pekerjaan dilaksanakan sehingga dapat diketahui ada tidaknya pemborosan sumber daya, penyalahgunaan alokasi, penyimpangan prosedur dan mekanisme yang ke luar alur.
3)   Inovasi
Inovasi pelayanan publik adalah hasil pemikiran baru yang konstruktif, sehingga akan memotivasi setiap individu untuk membangun karakter sebagai aparatur yang diwujudkan dalam bentuk profesionalisme layanan publik yang berbeda dari sebelumnya, bukan sekedar menjalankan atau menggugurkan tugas rutin.
4)   Mutu
Mutu merupakan suatu kondisi dinamis berkaitan dengan produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan yang sesuai atau bahkan melebihi harapan konsumen.
5.    Anti Korupsi
Kata korupsi berasal dari bahasa latin yaitu Corruptio yang artinya kerusakan, kebobrokan dan kebusukan. Selaras dengan kata asalnya, korupsi sering dikatakan sebagai kejahatan luar biasa, salah satu alasannya adalah karena dampaknya yang luar biasa menyebabkan kerusakan baik dalam ruang lingkup, pribadi, keluarga, masyarakat dan kehidupan yang lebih luas. Ada sembilan indikator nilai-nilai dasar anti korupsi yang harus diperhatikan, yaitu:
1)   Jujur
Kejujuran merupakan nilai dasar yang menjadi landasan utama bagi penegakan integritas diri seseorang. Tanpa adanya kejujuran mustahil seseorang bisa menjadi pribadi yang berintegritas.
2)   Peduli
Kepedulian sosial kepada sesama menjadikan seseorang memiliki sifat kasih sayang. Individu yang memiliki jiwa sosial tinggi akan memperhatikan lingkungan sekelilingnya di mana masih terdapat banyak orang yang tidak mampu, menderita, dan membutuhkan uluran tangan.
3)   Mandiri
Kemandirian membentuk karakter yang kuat pada diri seseorang menjadi tidak bergantung terlalu banyak pada orang lain.
4)   Disiplin
Disiplin adalah kunci keberhasilan semua orang. Ketekunan dan konsistensi untuk terus mengembangkan potensi diri membuat seseorang akan selalu mampu memberdayakan dirinya dalam menjalani tugasnya.
5)   Tanggung Jawab
Pribadi yang utuh dan mengenal diri dengan baik akan menyadari bahwa keberadaan dirinya dimuka bumi adalah untuk melakukan perbuatan baik demi kemaslahatan sesama manusia. Segala tindak tanduk dan kegiatan yang dilakukannya akan dipertanggungjawabkan sepenuhnya kepada Tuhan yang Maha Esa, masyarakat, negara, dan bangsanya.
6)   Kerja Keras
Individu beretos kerja akan selalu berupaya meningkatkan kualitas hasil kerjanya demi terwujudnya kemanfaatan publik yang sebesar-besarnya.
7)   Sederhana
Pribadi yang berintegritas tinggi adalah seseorang yang menyadari kebutuhannya dan berupaya memenuhi kebutuhannya dengan semestinya tanpa berlebih-lebihan.
8)   Berani
Seseorang yang memiliki karakter kuat akan memiliki keberanian untuk menyatakan kebenaran dan menolak kebathilan. Ia tidak takut dimusuhi dan tidak memiliki teman kalau ternyata mereka mengajak kepada hal-hal yang menyimpang.
9)   Adil
Pribadi dengan karakter yang baik akan menyadari bahwa apa yang dia terima sesuai dengan jerih payahnya. Ia tidak akan menuntut untuk mendapatkan lebih dari apa yang ia sudah upayakan.
B.  Identifikasi Isu
Dalam identifikasi isu ini, penulis menggunakan USG, berikut adalah uraiannya.
Tabel 2.  Mengidentifikasi Kelayakan Untuk Isu Yang Diangkat
No
Isu
U
S
G
Jumlah 
Peringkat
1
Kurangnya kemampuan  siswa dalam menghafal al-quran pada mata pelajaran PAI pada siswa kelas VI sd negeri 19 Benteng 
4
4
5
13
2
2
Kurangnya kemampuan baca tulis siswa  pada mata PAI pada materi pembelajaran mari belajar Al-quran pada kelas V sd negeri 19 bengkulu tengah
4
3
3
10
3
3
Kurangnya Pemahaman siswa pada pembelajaran melaksanakan sholat pada sd negeri  19 bengkulu tengah
5
5
5
15
1


Keterangan :
Urgency (U)                            Seriousness (S)                        Growth (G)
5: Sangat mendesak                5: Sangat serius                       5: Sangat Berdampak
4: Mendesak                            4: Serius                                  4: Berdampak
3: Cukup Mendesak                3: Cukup Serius                       3: Cukup berdampak
2: Tidak mendesak                  2: Tidak serius                         2: Tidak berdampak
1: Sangat tidak mendesak       1: Sangat tidak serius              1:Sangat tidak
                                                                                                    berdampak

C.      Penetapan Isu
Dalam penetapan isu ini dilakukan untuk menyaring 3 permasalahan besar menjadi satu isu perioritas yang akan diangkat menjadi permasalahan dalam aktualisasi ini. Berdasarkan hasil analisis isu menggunakan alat analisisa USG di atas dapat dilihat bagaimana kualitas isu yang ada. Isu yang mendapat rangking tertinggi adalah isu final dan menjadi isu yang perlu dicarikan pemecahan masalahnya yaitu:”Kurangnya Pemahaman siswa  Pada materi pembelajaran melaksanakan sholat pada siswa sd negeri 19 bengkulu tengah”. Yang disebabkan oleh belum adanya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PAI yang harusnya diperkuat dengan pemberian materi pembelajaran menyiapkan media pembelajaran,Melaksanakan praktek sholat dalam pembelajaran, untuk melihat masalah apa saja yang dihadapi oleh siswa sehingga Pembelajaran melaksanakan sholat belum berjalan dengan baik, untuk menyelesaikan isu tersebut maka gagasan yang saya ambil adalah Mengoptimalkan pemahaman siswa dalam  mata pelajaran PAI pada materi pembelajaran melaksanakan sholat pada siswa kelas III sd negeri 19 benteng. 

D.      Rancangan aktualisasi
Adapun kegiatan yang saya lakukan SD N 19 Benteng  yaitu :
1.    Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PAI
a.      Uraian Pelaksanaan Kegiatan
1)   Konsultasi dengan guru senior
2)   Melaporkan RPP yang telah disusun kepada mentor
3)   Mencetak RPP
4)   Menyiapkan materi pembelajaran
5)   Menyiapkan media Pembelajaran
b.      Nilai-nilai dasar
1)      Etika publik (senyum,sapa salam sopan dan santun)
Saya akan senantiasa bersikap senyum,sapa,salam,sopan dan santun saat berkonsultasi mengenai penyusunan RPP kepada mentor
2)      Nasionalisme  (Mufakat)
Saat melaporkan RPP saya akan senantiasa bermufakat dan bermusyawarah
3)      Anti Korupsi (Mandiri)
Saat Mencetak RPP saya akan senantiasa mencetaknya sendiri agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar
4)      Akuntabilitas (tanggung Jawab)
Dalam menyiapkan materi saya akan senantiasa menyiapkan materi sesuai dengan materi pembelajaran melaksanakan sholat
5)      Akuntabilitas (Tanggung Jawab)
Pada saat proses pembelajaran saya akan senatiasa menyiapkan media pembelajaran 
c.       Kontribusi terhadap pencapaian Visi Misi dan Peningkatan Nilai Organisasi
Dengan meyusun RPP akan membuat proses Pembelajaran menjadi terarah, efektif dan efisien dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan tuntutan zaman yang sesuai dengan visi misi sekolah.
d.      Penguat nilai organisasi
Dengan menyusun RPP dengan bertanggung jawab perencanaan yang matang dapat meningkatkan mutu pendidikan

e.    Analisis dampak
Dampak yang timbul jika dalam penyusunan Rencana Pelaksana Layanan (RPP) tidak dilandasi dengan nilai-nilai dasar, etika publik (sopan, hormat dan taat perintah), anti korupsi (mandiri) akuntabilitas (tanggung jawab) dan komitmen mutu (inovasi) yaitu dalam pelaksanaan proses pembelajaran  akan menjadi tanpa arah yang jelas.

2.      Melaksanakan pemberian materi pembelajaran
a.      Uraian Pelaksanaan Kegiatan
                                1)      Kegiatan pembuka pembelajaran
                                2)      Menyampaikan materi tidak membedakan antara  siswa yang satu dengan yang lain
                                3)      Menyampaikan materi kepada siswa haruslah menyenangkan dan sopan
                                4)      Dalam menyampaikan materi harus memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
b.      Nilai-nilai dasar
                                1)     Nasionalisme (Saling menghormati,ketaqwaan)
Dalam melakukan kegiatan awal pembelajaran saya akan senantiasa mengajak siswa untuk mengucapkan salam,berdoa  gunamembentuk karakter siswa untuk saling menghormati. 
                                2)     Nasionalisme (keadilan)
Dalam menyampaikan materi saya  akan selalu berlaku adil
                                3)      Etika public  (sopan,menyenangkan)
Pada saat menyampaikan materi saya akan senantiasa sopan dan membuat suasana yang menyenangkan
                                4)      Anti Korupsi (Tepat Waktu)
Dalam menyampaikan materi saya akan senatiasa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

c.    Kontribusi terhadap pencapaian Visi Misi dan Peningkatan Nilai Organisasi
Dengan pemberian materi pembelajaran yang efektif,efisien dan terarah maka akan mengoptimalkan prestasi belajar peserta didik sesuai dengan visi dan misi no 1 2 3 sekolah
d.   Penguatan nilai organisasi
Dengan pemberian materi pembelajaran yang efektif,efisien,dan terarah maka akan mengoptimalkan prestasi belajar peserta didik sesuai dengan visi dan misi no 1 2 3 sekolah
e.    Analisis Dampak
Dampak yang timbul jika dalam pemberian materi pembelajaran tidak dilandasi dengan nilai-nilai dasar Nasionalisme, Etika public  dan anti korupsi maka materi yang di berikan belum tentu dapat diterima oleh siswa

3.      Mempraktekkan pelaksanaan sholat pada siswa kelas 3  SDN  19 benteng
a.                Uraian Pelaksanaan Kegiatan
                           1)               Melaksanakan praktek sholat secara professional dan jelas
                           2)               Tidak membeda-bedakan siswa dalam penyampaian praktek sholat
                           3)               Dalam praktek  sholat menggunakan bahasa yang jelas dan menyenangkan
                           4)               Melaksanakan praktek sholat dengan efektif dan sesuai dengan RPP yang telah di buat
b.   Nilai-nilai dasar
                                1)      Etika public (professional)
Dalam melaksanakan praktek sholat saya akan senantiasa  melaksanakan dengan professional dan jelas
                                2)      Akuntabilitas (Keadilan)
Dalam melaksanakan praktek sholat saya akan senatiasaa berlaku adil
                                3)      Etika public (jelas dan menyenangkan)
Dalam melaksanakan praktek sholat saya akan senantiasa menggunakan bahasa yang jelas dan menyenangkan
                                4)      Komitmen mutu
Dalam melaksanakan praktek saya akan senantiasa efektif dan sesuai dengan RPPyang telah di buat
c.       Kontribusi terhadap pencapaian Visi Misi dan Peningkatan Nilai Organisasi
Dengan melaksanakan praktek  sholat yang baik dan benar maka akan  menumbuhkan penghayatan dan pengalaman siswa sesuai dengaan visi dan misi no 2 3 sekolah
d.        Penguat nilai organisasi
Dengan melaksanakan praktek sholat  yang  baik dan benar maka akan menumbuhkan penghayatan dan pengalaman siswa sesuai dengan visi dan misi no 2 3 sekolah
e.         Analisis dampak
Dalam mempraktekkan sholat apabila tidak berdasarkan nilai nilai  dasar akuntabilitas, komitmen mutu dan etika public maka praktek sholat ini tidak akan berjalan dengan sebagaimana  mestinya.
4.      Evaluasi
a.                Uraian Pelaksanaan Kegiatan
                                                            i.      Membuat soal
                                                          ii.      Melaksanakan tes
                                                        iii.      Mengoreksi hasil tes
                                                        iv.      Membagikan Hasil tes
b.      Nilai-nilai dasar
1)      Nasionalisme(Keadilan)
Dalam melaksanakan evaluasi saya akan senantiasa melaksanakan dengan adil yaitu membuat soal sesuai dengan kemapuan siswa.


2)      Akuntabilitas (Transparan)
Dalam melaksankan  evaluasi saya  akan senantiasa melaksanakan nya  dengan terbuka agar tidak terkesan ditutup tutupi sehingga pada saat evauasi dilaksanakan secara transparan.
3)      Anti korupsi (Disiplin)
Pada saat  evaluasi saya akan Langsung mengoreksi hasil tes pada saat itu juga dengan menyuruh siswa agarbergantian mengoreksi hasil tes temannya sehingga tidak membuang buang waktu.
4)      Akuntabilitas (Transparan)
Dalam melaksanakan evaluasi saya akan senatiasa membagikan hasil tes siswa agar hasil yang di capai siswa dapat dilihat oleh siswa tersebut secara transparan.
c.       Kontribusi terhadap pencapaian Visi Misi dan Peningkatan Nilai
Dengan melaksanakan evaluasi maka akan dikketahui kualitas siswa guna mengoptimalkan prestasi belajar siswa sesuai dengan visi dan misi no 2 disekolah
d.      Penguatan Nilai Dasar
Dengan menlaksanakan evaluasi yang baik dan benar maka akan menumbuhkan penghayatan dan pengalaman siswa sesuai dengan visi misi sekolah
e.       Analisis dampak
Dengan melaksanakan evaluasi maka akan diketahui kualitas siswa        guna mengoptimalkan prestasibelajar siswa sesuai  dengan visi dan misi no 2 disekolah.



E. Rencana Pelaksanaan Aktualisasi
1.    Jadwal kegiatan
Pelaksanaan latihan dasar calon pegawai negeri sipil terbagi dalam dua tahap ON kampus dan OFF kampus. Pada tahap ON kampus peserta latsar menerima materi nilai-nilai dasar ANEKA, dan tahap OFF kampus peserta diklat kembali ke SKPD atau instansi masing-masing untuk melakukan aktualisasi nilai-nilai ANEKA yang dilaksanakan 24 oktober4 desember  2019 adapun rangkaian pelaksanaan kegiatan aktualisasi tersebut disusun dalam Tabel 4.
                                                                     
                                                                      Tabel 3.Jadwal Kegiatan Aktualisai
No
Kegiatan
Waktu Pelaksanaan
1
Menyusun Rencana Pembelajaran (RPP)
30 oktober 2019  s/d   4 november 2019
2
Melaksanakan pemberian materi pembelajaran dengan materi melaksankan sholat
7 November s/d  13 November 2019
3
Pelaksanaan praktek sholat
18 November s/d 21 November 2019
4
Melaksanakan Evaluasi
25 November s/d 30 November 2019









22
 


Tabel 4. Jadwal Kegiatan Aktualisasi
No
Kegiatan
Oktober
November
Desember
1
2
3
4
1
2
1
Menyusun Rencana Pembelajaran (RPP)







2
Melaksanakan pemberian materi pembelajaran materi melaksankan sholat







3
Pelaksanaan praktek pembelajaran melaksanakan sholat







4
Melaksanakan Evaluasi

















23

2.    Jadwal Konsultasi
Tabel 5.
NamaPeserta Diklat
Endah Permana Sari S.Pd.I
Instansi
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah
Tempat Aktualisasi
SDN 19 Bengkulu Tengah
Mentor
Parwizan
No
Tanggal/Waktu
Kegiatan
Output
Paraf
1
15 Oktober 2019
Melaksanakan konsultasi dengan mentor  mengenai rancangan aktualisasi
Melanjutkan kegiatan Aktualisasi


                                       Tabel 6.
Namapeserta diklat
Endah Permana Sari S.Pd.I
Instansi
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah
Tempat Aktualisasi
SD Negeri 19 Bengkulu Tengah
Pembimbing
Ir.Syamsul Bari Nasution
No
Tanggal/Waktu
Kegiatan
Output
Paraf
1
18 Oktober 2019
Penjelasan menyeluruh mengenai isu aktualisasi
Melanjutkan kegiaatan Aktualisasi

21
21 Oktober 2019
Konsultasi Rab rancangan aktualisasi
Aktualisasi dan perbaikan laporan rancangan









24
 

Tabel 6. Jadwal Konsultasi dengan Mentor
Nama Peserta
Endah Permana  Sari S.pdi
Instansi
SD Negeri 19 Bengkulu Tengah
Tempat Aktualisasi
SD Negeri 19 Bengkulu Tengah
No
Tanggal Konsultasi
Kegiatan
Catatan bimbingan dan tindak lanjut
Paraf
Mentor
1
15 Oktober 2019
Melaksanakan konsultasi dengan mentor  mengenai rancangan aktualisasi
Melanjutkan kegiatan Aktualisasi

2
28 Oktober 2019
Konsultasi dengan mentor pada kegiatan cara penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Melanjutkan membuat RPP samapi dengan selesai

3
5 November 2019
Melaporkan rencana pembelajaran yang telah disusun kepada mentor

Lanjutkan pembelajaran

4
11 November 2019
Konsultasi tentang Media apa saja yang harus disiapkan dalam pembelajaran
Media yang harus di siapkan poster poster cara dan bacaan sholat

5
18 November 2019
Konsultasi dengan mentor dalam membuat soal evaluasi pembelajaran
Melanjutkan pembutan soal soal evaluasi

6

25 November 2019
Bimbingan Laporan Akhir
Masukan dan Perbaikan Deskripsi tata tulis laporan

7

29 november 2019
Bimbingan Laporan akhir
Masukan Perbaikan dan persetujuan Kepala Sekolah

25

Tabel 7. Jadwal Konsultasi dengan Pembimbing
Nama Peserta
ENDAH PERMANA SARI S.pd.I
Instansi
SDN 19 Bengkulu Tengah
Tempat Aktualisasi
SDN 19 Bengkulu Tengah
No
Tanggal Konsultasi
Kegiatan
Catatan bimbingan dan tindak lanjut
Telp/WA/
Langsung
Paraf 
Coach
1
18 Oktober 2019
Penjelasan menyeluruh mengenai isu aktualisasi
Melanjutkan kegiaatan Aktualisasi


2
21 Oktober 2019
Konsultasi Rab rancangan aktualisasi
Aktualisasi dan perbaikan laporan rancangan


3
Kamis 24 oktober  2019
Komunikasi sebelum Melaksanakan Aktualisasi

Memberikan Saran Untuk Menjalankan Aktualisasi dengan Baik dan Maksimal


4
Senin,25 november 2019
Komunikasi Melalui Grup WA Mengenai Penyususnan Laporan Akhir aktualisasi supaya menjdi lengkapdan baik

Koreksi Surat pernyataan harus sesuai dengan jumlah kegiatan yg telah direncanakan


5
Jumat 29  november 2019
26
Bimbingan Aktualisasi secara langsung sebelum Melaksanakan Seminar Ujian Akhir




6
Kamis,6 Desember 2019
Bimbingan Langsung Pra-Evaluasi Aktualisasi

Persetujuan Coach Untuk Diseminarkan



3. Antisipasi Menghadapi Kendala Aktualisasi
            Kendala yang mungkin terjadi  saat aktualisasi yaitu keterbatasan waktu dalam melakukan kegiatan, untuk mengatasipasi kendala tersebut yaitu perlunya memanfaatkan waktu sebaik – baiknya  dengan pengaturan kegiatan yang baik  melalui koordinasi kepada kepala sekolah dan menyelesaikan kegiatan yang belum diselesaikan di luar jam kerja.
















27
 

BAB IV
CAPAIAN AKTUALISASI


A. Rangkaian Pelaksanaan Kegiatan dan Jadwal Implementasi
Berdasarkan rancangan aktualisasi  sebelumnya telah dipaparkan mengenai rancangan  kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan  aktualisasi dan habituasi  nilai-nilai dasar profesi ASN sebagai tenaga pendidik/guru di SD Negeri 19 Bengkulu Tengah. Tujuan aktualisasi ini secara umum untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 19 BengkuluTengah agar kegiatan pembelajaran di kelas lebih optimal, tidak main-main, dan pembelajaran lebih terarah. Serta peserta didik memahami serta memilki karakter yang baik dalam masyarakat salah satunya melalui kegiatan belajar Pendidikan Agama Islam dengan menerapkan nilai-nilai dasar profesi ASN meliputi Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi. Penerapan nilai dasar ini diharapkan mampu merubah perilaku/akhlak kebiasaan yang kurang baik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari terkhusus dalam kegiatan  belajar mengajar dilingkungan sekolah untuk menjadi lebih baik.
Adapun pelaksanaan rangkaian kegiatan serta jadwal impelementasi dalam aktualisasi nilai-nilai-dasar profesi ASN antara lain sebagaimana  tercantum dalam tabel berikut.
Tabel 4.1 Jadwal Implementasi Kegiatan Aktualisasi
NO
Kegiatan
Tanggal Implementasi
1
Menyiapkan perangkat pembelajaran
28,29,30,31 oktober dan 1,2 november 2019
2
Melaksanakan pemberian materi pembelajaran dengan materi melaksankan sholat
     4,5,6,7,8,9 November   
      2019
3
Melaksanakan praktek sholat
11,12,13,14,15,16 November 2019
4
Melakukan Evaluasi pembelajaran
18,19,20,21,22,23 November 2019
5
Remedial Praktek Melaksanakan Sholat
25,26,27,28,29,30 November 2019
28
B. Capaian Kegiatan
Capaian kegiatan merupakan hasil dari realisasi rancangan aktualisasi yang telah dibuat berdasarkan nilai-nilai dasar profesi ASN dalam rancangan  kegiatan yang disusun dan telah diterapkan,  kegiatan ini mamapu terlaksana dengan baik dan  sesuai dengan waktu yang telah di tetapkan yaitu dari tanggal 24 November 2019 – 04 Desember 2019, hal ini  terlaksana dengan baik atas dukungan dan bimbingan para mentor  maupun coach yang selalu ikhlas membantu dalam memaksimalkan  sikap spiritual dan sosial dengan model pembelajaran  yang tepat sehingga kegiatan ini  berjalan lancar dan  tidak ada kendala yang berarti.
Adapun kegiatan yang telah dirumuskan pada laporan aktualisasi ini memuat empat kegiatan besar yang mana setiap kegaitan memiliki penjabaran secara rinci, keempat kegiatan tersebut  adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan perangkat pembelajaran
a. Deskripsi Kegiatan
a.1 Konsultasi dengan guru senior
Menyiapkan Rencana Pelaksanaa Pembelajaran (RPP) adalah kegiatan dimana saya  membuat rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih.  membuat RPP untuk digunakan sebagai acuan dalam mengajar di kelas agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, dan  terarah. Kegiatan yang saya lakukan adalah berkonsultasi dengan guru senior di sekolah dengan sopan dan santun. Kegiatan ini dilaksanakan agar mendapatkan RPP yang baik dan tepat, berdasarkan pengalaman mereka dalam mengajar di kelas. Dalam berkonsultasi dengan guru senior dibutuhkan nilai-nilai dasar profesi seperti Etika Publik, yaitu berkonsultasi dengan sopan santun (etika luhur) agar terjalin komunikasi yang baik dan sesuai dengan nilai dasar ASN (ANEKA).
a.2 Menentukan model dan media pembelajaran
29
Pada kegiatan ini saya menentukan model dan media apa yang cocok dengan materi yang akan diajarkan. Ditentukan dengan melihat keefektifan model dan media pembelajaran tersebut yang kaitannya dengan materi pembelajaran. Dengan melihat keefektifan tersebut maka model dan media pembelajaran yang digunakanpun lebih tepat. Nilai dasar yang dapat diambil dalam melaksanakan kegiatan ini yaitu komitmen mutu yang lebih berpedoman  pada kesesuaian, dan kegiatan yang saya lakukan ini terbentuk  kesesuaian model dan media pembelajaran  dengan materi pembelajaran, yang demikian itu sesuai dengan nilai dasar ASN (ANEKA)
          a.3 Menyiapkan Materi pembelajaran
  Pada kegiatan ini saya  menyiapkan materi pebelajaran, dalam menyiapkan materi pembelajaran ini saya akan membuatnya atau menyiapkan nya sesuai dengan materi melaksanakan sholat.Nilai nilai dasar yang dapat diambil dalam melaksanakan kegiatan ini adalah akuntabilitas yang lebih menekankan kepada tanggung jawab saya dalam menyusun materi harus sesuai dengan materi yang akan saya sampaikan.
a.4 Mencetak Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Pada kegiatan ini saya mencetak RPP sebagai acuan mengajar. Saya laksanakan sebelum hari pembelajaran di kelas dimulai. Pada saat saya mencetak RPP, saya telah mencetak dengan menggunakan kertas sehematnya. Dengan menggunakan kertas sehematnya, maka nilai dasar yang dapat diambil dalam melaksanakan kegiatan ini yaitu Anti Korupsi yang lebih berpedoman  pada sederhana, dan kegiatan yang saya lakukan ini terjadi kesederhanaan dalam mencetak RPP sesuai dengan nilai dasar ASN (ANEKA)
a.5 Melaporkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ke kepala sekolah
30
Pada kegiatan ini saya melapokan RPP yang telah saya cetak ke kepala sekolah. Agar kepala sekolah mengetahui kegiatan apa yang akan saya lakukan di kelas ketika kegiatan pembelajaran di kelas dilakukan. Pada saat saya melaporkan RPP, saya melaporkannya dengan apa adanya agar kepala sekolah mengetahui semua kegiatan tanpa ada yang ditutup-tutupi. Dengan melaporkan RPP apa adanya, maka nilai dasar yang dapat diambil dalam melaksanakan kegiatan ini yaitu Akuntabilitas yang lebih berpedoman  pada transparan, dan kegiatan yang saya lakukan ini apa adanya sesuai dengan nilai dasar ASN (ANEKA).
b. Capaian Kegiatan
b.1 Konsultasi dengan guru senior
Saya telah menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan senantiasa berkonsultasi dengan guru senior yang ada di sekolah dengan sopan dan santun. Agar mendapatkan RPP yang baik dan tepat, berdasarkan pengalaman mereka dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Karena dengan berkonsultasi yang sopan dan santun, akan terciptanya komunikasi yang baik dan akan memudahkan dalam menyerap pengalaman mereka dalam mengajar. Sehingga menambah pengetahuan dan pemahaman dalam menyusun RPP.
b.2  Menentukan model dan media pembelajaran
Saya telah menentukan model dan media pembelajaran untuk digunakan pada pertemuan tatap muka atau kegiatan pembelajaran di kelas nantinya, dengan memperhatikan keefektifan model dan media pembelajaran tersebut yang kaitannya dengan materi pembelajaran yang akan diajarkan. Karena dengan memperhatikan keefektifan model dan media pembelajaran tersebut, maka akan tercipta model dan media pembelajaran  yang sesuai sesuai dengan materi. Sehingga pembelajaran lebih menarik dan memudahkan peserta didik dalam menyerap materi pembelajaran.
     b.3  Menyiapkan Materi Pembelajaran
Saya telah menyiapkan materi pembelajaran untuk saya sampaikan pada saat tatap  muka  kepada siswa  dengan memperhatikan materi  yang disampaikan harus sesuai dengan melaksanakan sholat tersebut.  Karena dengan keseuaian materi dengan tema melaksanakan sholat sehingga pembelajaran akan lebih terarah dan sesuai dengan tujuan.
31
 

b.4 Mencetak Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Saya telah mencetak rencana pelaksanaaan pembelajaran yang akan digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam proses pencetakan saya menggunakan kertas sehematnya agar tidak terjadi pemborosan terhadap biaya. Sehingga terciptanya perilaku hidup sederhana.
b.5 Melaporkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ke kepala sekolah
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang sudah saya cetak kemudian saya laporkan/serahkan ke Kepala Sekolah. Dalam melaporkan RPP saya laporkan dengan apa adanya agar terkesan transparan dan tanpa ada yang ditutup-tutupi. Sehingga kepala sekolah dapat mengetahuan setiap kegiatan yang akan di lakukan di kelas nantinya pada saat proses kegiatan pembelajaran. Kemudian kepala sekolah juga dapat memberi masukan terhadap kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan.           
c. Nilai-Nilai Dasar Yang Relevan
c.1 Konsultasi dengan guru senior
            Etika Publik (Sopan santun), melakukan konsultasi dengan guru senior yang ada di sekolah. Pada tahapan ini saya telah melaksanakan diskusi yang baik dengan guru senior yang ada di sekolah, dengan menggunakan bahasa yang santun dan berperilaku sopan serta menerima masukan dengan lapang dada.
c.2  Menentukan model dan media pembelajaran
Komitmen Mutu (Efektif), menentukan model dan media pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran yang akan di ajarkan di kelas. Pada tahapan ini saya telah melihat seberapa sesuai (efektif) model dan media pembelajaran yang telah saya tentukan. Dengan melihat materi apa yang akan di ajarkan dan model dan media pembelajaran yang akan digunakan. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

32
 

     c.3  Menyiapkan Materi pembelajaran
Akuntabilitas (tanggung Jawab), dalam menyiapkan materi pembelajaran saya akan menyiapkan nya dengan penuh tanggung jawab yaitu dengan membuat materi dengan sebaik baiknya dan sebenar benarnya sesuai dengan tema yang akan di ajarkan yaitumelaksanakan sholat sehingga didalam proses pembelajaran tidak akan terjadi kekeliruan dalam penyampaian materi. Agar tujuan dalam pembelajaran dapat tercapai.
c.4  Mencetak Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Anti korupsi (Sederhana), mencetak Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan digunakan sebagai acuan pada saat kegiatan pembelajaran di kelas nantinya. Pada tahap ini saya telah mencetak Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan menggunakan kertas sehematnya. Agar tidak terjadi pemborosan dan menerapkan hidup sederhana.
c.5 Melaporkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ke kepala sekolah
Akuntabilitas (Transparan), melaporkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang akan digunakan sebagai acuan pada saat kegiatan pembelajaran di kelas nantinya. Pada tahap ini saya telah melaporkan dan menyerahkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan apa adanya. Agar kepala sekolah mengetahui kegiatan pembelajaran di kelas yang akan dilakukan dan memberi masukan.
d. Manfaat Nilai Dasar  Bagi Stakeholder Terkait
            Manfaat nilai dasar bagi stakeholder  yang terkait yaitu: terwujudnya pembuatan perangkat pembelajaran yang baik yang akan digunakan pada pelaksanaan pembelajaran di kelas, dan terjadinya hubungan baik antara pelaksana dengan atasan dan guru yang ada di sekolah. sehinggga terjalin komunikasi yang baik demi memujudkan sekolah yang berkualitas.


33
 

e.Manfaat Aktuakisasi Terhadap Pencapaian Visi dan Misi Organisasi
            Dalam melaksanakan aktualisasi menyiapkan perangkat pembelajaran dapat memberikan manfaat bagi visi misi organisasi yang ingin dicapai yaitu menumbuhkan sikap professional pada guru dan meningkatan pembelajaran yang baik di kelas, serta terjalin  komunikasi yang baik antar guru di sekolah.
f. Keterkaitan dengan Nilai-Nilai Organisasi
Kontribusi terhadap nilai organisasi dengan mengaktualisasikan nilai etika publik (sopan) yaitu pada saat berkonsultasi dengan guru senior mendiskusikan tentang pembuatan RPP dengan sopan yang diharapkan dapat menguatkan nilai profesionalisme.
g. Dampak Bila Aktualisasi Tanpa Didasari Nilai Dasar Profesi PNS
Bila kegiatan ini tidak dilaksanakan dengan berlandaskan kepada nilai dasar PNS maka akan menghambat kegiatan proses belajar mengajar yang terencana. Sehingga proses pembelajaran akan menjadi tak terarah dan terkesan main-main. Sebab apabila kegiatan belajar tidak terarah,  akibatnya siswa kesulitan menerima pengetahuan dan  tidak akan terwujudnya pelaksanaan pembelajaran yang optimal.
2.  Melaksanakan Pemberian Materi Pembelajaran
a. Deskripsi kegiatan                                                                   
a.1. Kegiatan Pembuka Dalam Pembelajaran
Dalam kegiatan pembelajaran biasanya didahului dengan kegiatan pembuka. Dalam kegiatan pembuka ini biasa didahului dengan Ucapan salam guru pada saat masuk kelas, doa bersama,ucapan salam dari siswa kepada guru dan guru mengabsensi kehadiran siswa. Sehingga dalam proses pembelajaran akan terciptanya suasana yang harmonis antar guru dengan siswa,Sikap sopan santun antara murid kpada gurunya sikap saling Menghormati antara siswa dan guru yang  sesuai dengan nilai nilai dasar Nasionalisme( saling menghormati dan ketaqwaan) dan etika public (sopan santun).

34
 

a.2. Menyampaikan Materi  Tidak Membedakan Antara Siswa yang Satu dengan Yang Lain.
Dalam proses pembelajaran saya  tidak akan membedakan antara siswa yang satu dengan siswa yang lain saya tidak akan mengelompok ngelompokkan antara siswa yang satu dengan yang lain. Tidak akan mengelompokkan siswa yang pintar dengan yang pintar dan yang siswa yang kurang dengan yang kurang paham yang seolah olah membuat siswa jadi dibedakan.dalam menyampaikan materi saya akaan menjelaskan dan menerapkan dengan sebaik baiknya sehingga siswa memahaminya.Yang sesuai dengan  nilai-nilai dasar profesi seperti Nasionalisme (Keadilan), yaitu memberikan perubahan (inovatif) agar pembelajaran lebih menarik sesuai dengan nilai dasar ASN (ANEKA).
a.3. Menyampaikan Materi Kepada Siswa Haruslah Menyenangkan dan Sopan
Pada kegiatan ini saya menyampaikan materi kepada siswa, dalam kegiatan penyampaian materi ini saya akan senantiasa menyampaikan nya dengan sopan dan santun kepada anak-anak tidak dengan marah-marah dan dalam kegiatannya saya akan menciptakan suasana yang sebaik-baiknya sehingga terbentuklah suasana yang yang menyenangkan dalam proses pembelajaran. Dengan suasana yang seperti ini maka sesuai dengan nilai nilai dasar ASN ( ANEKA) yaitu Etika Publik (menyenangkan) yaitu Dalam menyampaikan materi haruslah dengan sopan santun dan menciptakan Susana yang menyenangkan.
       a.4  Dalam Menyampaikan Materi Harus Memanfaatkan Waktu Dengan
 Sebaik-Baiknya
Dalam Menyampaikan Materi  ini saya akan menyampaikan nya dengan memanfatakan waktu dengan sebaik-baiknya tidak mengulur- ngulur waktu misalnya dengan bertele- tele menyampaikan materi yang seharusnya selesai dalam waktu 2 jam tetapi karena mengulur-ulur waktu maka selesai dalam waktu 4 jam.
35
 

b. Capaian Kegiatan
b.1 Kegiatan pembuka pembelajaran
Dalam menyampaikan materi pembelajaran saya telah melaksanakan kegiatan pembuka dalamproses pembelajaran. Dan saya telah melaksanakan tahap demi tahap didalam kegiatan pembuka tersebut, seperti: berdoa bersama,mengabsensi siswa bahkan mengajak siswa untuk bernyanyiterlebih dahulu guna meningkatkan semangat siswa dalam belajar.

b.2 Dalam menyampikan materi tidak membeda bedakan antara siswa yang satu dengan yang lain
Saya telah melaksanakan pmberian materi kepada siswa dengan tidak membeda-bedakan antara siswa yang satu dengan siswa yang lain.Saya tidak memberikan perhatian yang lebih kepada satu siswa saja atau sekelompok siswa saja, tetapi saya menyampaikan materi dengan sebaik-baiknya sehingga semua siswa dapat paham  dengan apa yang saya sampaikan.
b.3. Menyampaikan Materi Kepada Siswa haruslah Menyenangkan Dan Sopan
Saya telah menyampaikan materi kepada siswa dengan sikap yang sangat baik dengan bahasa yang sopan santun,suara yang lantang tapi tidak berkesan marah kepada siswa,selain itu juga dalam menyampaikan materi saya menciptakan Suasana yang menyenangkan bahkan disela sela pembelajaran saya ajak anak untuk bernyanyi sehingga anak anak merasa senang dan dapat membangkitkan kembali semangat belajar anak.
      b.4. Dalam Menyampaikan Materi Harus Memanfaatkan waktu Dengan
             Sebaik-baiknya.
Saya telah menyampaikan materi kepada siswa dengan memanfaatkan waktu dengan sebaaik-baiknya tidak kurang dan tidak lebih dari jadwal pembelajaran yang telah ada.
                        
36
 

c. Nilai-Nilai Dasar  yang  Relevan
c.1.  Kegiatan Pembuka Pembelajaran
          Nasionalisme (Saling Menghormati,Ketaqwaaan), Kegiatan pembuka dalam pembelajaran merupakan salah satu hal yang sangat penting. Didalam kegiatan ini terdiri atas kegiatan berdoa,memberikan salam antara siswa dan guru dan kegiatan mengabsensi siswa  yang mana dalam kegiatan ini ada interaksi yang baik antara guru dan siswa atau timbal balik antara guru dengan siswanya.
c.2 Menyampaikan Materi Tidak Membedakan Antara Siswa Yang Satu Dengan Yang Lain
Nasionalisme ( Keadilan) , Dalam Menyampaikan Materi Kepada siswa saya senantiasa untuk menyamapaikan kepada seluruh siswa,saya tidak akan membedakan antara siswa yang satu dengan siswa yang lain,saya tidak akan mengelompokkan siswa mana yang lebih pintar dan kelompok mana yang kurang pintar.saya akan berlaku adildalam menyampaikan materi sehingga semua dapat memahami tentang apa yang saya sampaikan.
c.3  Menyampaikan Materi  Kepada Siswa Haruslah Menyenangkan Dan Sopan
Etika Publik (Menyenangkan dan sopan), Menyampaikan materi kepada siswa haruslah menyenangkan dan sopan, dengan cara penyampaian yang sopan dan santun kepada anak maka anak tidak akan merasa tegang atau cemas dalam menerima materi      selain itu menciptakan susasana yang menyenangkan juga bertujuan agar dapat membangkitkan semangat belajar siswa.
c.4  Dalam Menyampaikan Materi Harus Memanfaatkan Waktu Dengan Sebaik-baiknya.
37
                 Anti korupsi (tepat Waktu), Dalam menyampaikan materi kepada siswa. Hendaklah memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, hendaklah memanfaatkan waktu sesuai dengan waktu yang telah ada dalam RPP tidak melebih-lebihkan waktu pembelajaran dan mengurang-ngurangkan waktu dalam proses pembelajaran.
d. Manfaat Nilai dasar Bagi Stakeholder Terkait 
Dalam  melaksankan pemberian materi atau dalam menyampaikan materi pelajaran apabila tidak dilandasi dengan nilai nilai Nasionalisme,Etika Publik,dan anti korupsi maka materi yang diberikan belum tentu dapat diterima dengan baikoleh siswa.
e. Manfaat Aktuakisasi Terhadap Pencapaian Visi dan Misi Organisasi
Dalam melaksanakan aktualisasi melakukan pemberian atau penyampaian materi kepada siswa dapat memberikan manfaat bagi visi misi organisasi yang ingin dicapai yaitu sesuai dengan Visi Misi sekolah pada no  1 2 3.
f. Keterkaitan Dengan Nilai-Nilai Organisasi        
Keterkaitan terhadap nilai organisasi dengan mengaktualisasikan nilai nilai dasar nasionalisme,etika public dan anti korupsi maka akan meng0ptimalkan hasil belajar siswa
g. Dampak Bila Aktualisasi Tanpa Didasari Nilai Dasar Profesi PNS
       Bila kegiatan ini tidak dilaksanakan dengan berlandaskan kepada nilai dasar PNS maka tidak akan mendapatakan hasil yang optimal.Dalam penyampaian matei haruslah terdapat nilai nilai ini karena dengan nilai ini maka akan menciptakan suasana dan tibal balik yang baik antara siswa dengan guru sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh siswa.

3. Melaksanakan Praktek Solat
a. Deskripsi Kegiatan
a.1 Melaksankan praktek sholat secara professional dan jelas
38
Pada kegiatan mempraktekkan  shalat ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan selain melafazkan aya-ayat yang telah ditentukan dalam sholat ada juga gerakan- gerakan sholat yang juga haruskita laksanakan.Pada saat melaksanakan praktek sholat hendaklah dilaksanakan dengan professional dan jelas artinya bahwa kita sebagai guru benar-benar mengetahui bagaimana cara mempraktekkan sholat itu sendiri dan bagaimana gerak gerik sholat yang benar,selain itu juga bacaan sholat yang kita praktekkan haruslah jelas sehingga siswa dapat mendengar dan memahami bagaimana praktek sholat itu yang sebenarnya.

a.2 Tidak Membeda-bedakan Siswa Dalam Penyampaian Praktek Sholat
Dalam kegiatan praktek sholat hendaklah penyampaian praktek sholat ini sampai kepada semua siswa seluruhnya.Kita sebagai guruhendaklah untuk tidak mengelompokkan siswa atau tidak membeda-bedakan antara siswa yang satu dengan yang lain,Kita tidak boleh lebih memperhatikan mana siswa  yang cepat faham dibandingkan siswa yang kurang focus terhadap praktek yang kita berikan.Penyampaian materi hendaklah dapat difahami oleh semua siswa dengan mengatur posisi kita sebaik-baiknya agar semua dapat memperhatikan apa yang kita praktekkan yang tujuan nya adalah agar semua siswa dapat memahami dan juga melaksankan kembali praktek sholat yang kita sampaikan.
a.3  Dalam Melaksanakan Praktek Sholat Harus Jelas Dan Menyenangkan
Dalam melaksanakan praktek sholat hendaklah menciptakan susasana yang menyenangkan agar siswa merasa bahagia dan senang dalam menerima apa yang kita berikan.kita sebagai guru harus berusaha mengajak siswa agar semangat nya bangkit untuk dapat bersama sama melaksankan praktek sholat yang akan kita ajarkan.Selain itu juga bahasa yang kita gunakan atau saat kita melafazkan bacaan sholat itu haruslah jelas sehingga siswa mudah menangkap apa yang kita lafazkan.sehingga tujuan kita tercapai yaitu agar siswa faham tentang praktek sholat, baik itu gerakan maupun bacaan sholatnya.
a.4  Melaksanakan praktek sholat dengan efektif
39
Ketika melaksanakan praktek sholat  haruslah dengan cara yang efektif kita sebagaiguru dalam melaksanakan prakteksholat iniharus mencari cara yang paling efektifbagaimana agar anak kita cepat memahami apa yang kita sampaikan.Yaitu tadi dengan bagaimana gerak-gerik kita pada saat menyampaikan praktek pelaksanaan sholat itu haruslah benar brnar dan sesuai dengan ajaran yang kita pahami sehingga anak anak tersebut juga cepat untukmemahami bagaimana cara sholat itu yang benar dan begitupun juga dengan bacaan sholatnya bagaiman kita berusaha agar siswa cepat hafal dan dalam melafazkannya pun siswa lancar.

b. Capaian Kegiatan
b.1. Melaksanakan Praktek sholat Secara Proffesional dan Jelas
Pada saat melaksanakan praktek sholat  saya telah melaksanakan nya dengan professional artinya sya telah menaampaikan cara cara prakteksholat dan  bacaannya sesuai dengan keahlian saya sebagai guru Agama.saya dapat menjelaskan  bagaimana gerak gerik cara sholat yang benar,bagaimana seharusnya padangan mata kita ketika melaksanakan sholat,letak kaki yang benar dan juga bacaan sholat yang sesuai dengan tuntunan sholat yang telah ada. Yang mana sesuai dengan penerapan  nilai nilai dasar ASN  Yaitu Etika public (professional).
b.2 Tidak Membeda-bedakan Siswa Dalam Penyampaian Praktek Sholat
Dalam penyampaian praktek sholat saya telah menyampaikan materinya secara adil saya tidak membedakan antara siswa yang satu dengan siswa yang lain. Saya tidak memperhatikan satu siswas saja atau sekelompok siswa saja yang saya anggap mudah faham atau yang saya anggap lebih focus perhatian nya kepada saya.Dalam menyampaikan praktek sholat ini saya Buat posisis anaka sedemikian rupa sehingga semua siswa dapat memperhatikan dan fokuskepada apa yangsaya praktekkan.
b.3 Dalam Melaksanakan Praktek Sholat Haruslah menggunakan Bahasa yang Jelas Dan Menyenangkan
40
Dalam menyampaikan cara prakteksholat ini saya telah menggunakan bahasa yang jelas artinya saya mengeluarkan suarayang agak keras dimana semua siswa dapat mendengar apa yang saya ucapkan sehingga semua siswa perhatian nya terfokus kepada saya selain itu juga saya telah menciptakan suasana yangmenyenangkan dimana saya sebelum memberikan cara praktek sholatterlebih dahulu saya mengajak siswa untuk bernyanyi bersama atau melaksanankan tepuk tepuk yang akhirnya dapat membangkitkan semangat siswa untuk belajar.
b.4  Melaksanakan Penyampaian Praktek Sholat dengan Efektif
Dalam Melaksanakan Cara Mempraktekkan Sholat saya melaksanakan nya dengan seefektif mungkin.Saya Telah Memperjelas bahasadan gerak-gerik tubuhsaya sejelas-jelasnya agar siswa dapat dengan cepat untuk memahami apa yang saya sampaikan.saya telah melafazkan bacaan sholat dengan sebaik – baiknya agar siswa jugadapat melafazkan bacaan sholat dengan benar sesuai dengan tuntunan sholat yang kami pelajari.
c. Nilai-Nilai Dasar  yang  Relevan
c.1 Melaksanakan Praktek Sholat secara professional dan Jelas
Etika Publik:  ( Proffesional), ketika Melaksanakan kegiatan praktek sholat dalam penyampaian nya saya menjelaskan dengan sebaik- baiknya sesuai dengan kemampuan saya sebagai guru untuk mengajarkan bagaimana tata cara melaksanakan sholat baik dari segi bacaannya maupun gerak-gerik sholat itu sendiri.
c.2 Tidak Membeda-bedakan siswa satu Dengan Yang Lain dalam Penyampaian Praktek Sholat
Akuntabilitas (Keadilan) , Pada kegiatan mempraktekkan sholat sangat dibutuhkan sikap keadilan dimana kita tidak membedakan antara satu siswa dengan siswa yang lain. Kita harus menyampaikan cara mempraktekkan sholat ini kepada semua siswa. Bagaimana cara kitasebagai guru agar siswa dapat memperhatikan dan focus kepada kita pada saat menyampaikan cara mempraktekkan sholat
41
 

c.3 Dalam Melaksanakan Praktek Sholat Harus MenggunakanBahasa Yang Jelas dan Menyenangkan.
Etika Publik (sopan santun,menyenangkan),Pada saat menyampaikan cara mempraktekkan sholat haruslah menggunakan bahasa yang jelas.yaitu bahsa kita harus keras atau kencang dan tata cara kita melafazkan bacaan sholat itujuga harus jelas agar mudah untuk difahami oleh siswa selain itu juga kita harus dapat menciptakan suasana yang menyenangkan agar dalam proses belajar ini anaktidak cepat bosan.
c.4 Melaksankan Praktek Sholat dengan Efektif
Komitmen mutu (efektif) , Dalam memyampaikan cara praktek sholat hendaklah dilakukan dengan cara yang seefektif mungkin bagaomana cara kita agar siswa dapat dengan mudah untuk memahami gerakan dan melafazkan bacaan sholat ketika dia mempraktekkan sholat.
    
d. Manfaat Nilai dasar Bagi Stakeholder Terkait 
Melaksankan atau mempraktekkan sholat dengan baik dan benar maka akan menumbuhkan penghayatan dan pengalaman siswa dalam melaksanakan praktek sholat sesuai dengan Visi dan Misi No 2,3 di sekolah      

e. Manfaat Aktualisasi Terhadap Pencapain Visi Misi Organisasi
Manfaat pada tahap kegiatan ini terhadap visi misi organisasi yaitu terwujudnya peserta didik yang berakhlak dan berbudi pekerti luhur sesuai dengan kurikulum 2013 yang berpusat pada pendidikan karakter.
f. Keterkaitan Dengan Nilai-Nilai Organisasi        
Keterkaitan terhadap nilai organisasi dengan mengaktualisasikan nilai Akuntabilitas yaitu pembelajaran yang sesuai dengan rancangan pelaksanaan pembelajaran (RPP). Sehingga pembelajaran di kelas terarah dan terwujud pembelajaran yang berintegritas.

42
 

g. Dampak Bila Aktualisasi Tanpa Didasari Nilai Dasar Profesi PNS
       Bila kegiatan ini tidak dilaksanakan dengan berlandaskan kepada nilai dasar PNS maka akan terjadi pembelajaran yang tak terarah dan mengambang. Sehingga tidak mencapai hasil pembelajaran yang diharapkan. Dan pembelajaranpun terkesan sia-sia.
4. Melakukan Evaluasi pembelajaran
a. Deskripsi Kegiatan
a.1 Membuat soal
Kegiatan ini saya terapkan setiap selesai beberapa bab pelajaran. Saya membuat soal untuk ulangan harian dan soal diambil dari beberapa materi yang telah diajarkan. Soal yang saya buat pun tidak memaksakan kehendak saya sebagai guru dengan membuat soal yang terlalu rumit, namun masih melihat kemampuan siswa. Agar soal yang saya buat selalu berdasarkan kemampuan peserta didik. Sehingga terlaksananya penerapan nilai-nilai dasar profesi ASN seperti Nasionalisme : sila ke 5 Yaitu Keadilan. Dengan membuat soal sesuai kemampuan siswa.
a.2 Melaksanakan tes
Setelah saya membuat soal untuk ulangan harian, saya mengadakan ulangan harian bagi peserta didik. Pada kegiatan ini saya mengadakan ulangan secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi atau ujian secara rahasia, dan soalnya pun sama antar siswa satu sama lain. Sehingga saya telah menerapkan nilai dasar profesi ASN seperti Akuntabilitas. Yaitu transparan dalam mengadakan tes, dan pada hal ini adalah ulangan harian secara terbuka.
a.3 Mengoreksi hasil tes
43
Setelah selesai melaksanakan tes, Saya mengoreksi hasil tes dengan dibantu peserta didik yang baru selesai tes. Pelaksanaan koreksi pun dilaksanakan pada saat itu juga dan tanpa ditunda-tunda lagi. Agar disiplin waktu dan dapat menggunakan waktu dengan sebaiknya. Sehingga saya telah menerapkan nilai dasar profesi ASN seperti Anti korupsi. Yaitu disiplin dalam penggunaan waktu dan tidak menunda pekerjaan.
a.4 Membagikan hasil tes
Kegiatan yang saya lakukan selanjutnya adalah memberikan hasil ulangan harian kepada peserta didik yang bersangkutan. Pembagian hasil tes pun saya lakukan di depan seluruh peserta didik yang telah melaksanakan ulangan harian. Agar pembagian hasil ulangan harian pun dapat secara terbuka dan diketahui seluruhnya. Sehingga saya telah menerapkan nilai dasar profesi ASN seperti Akuntabilitas. Yaitu transparan dalam membagikan hasil tes tanpa ada yang ditutupi dan seluruh siswa dapat mengetahui hasilnya.
b. Capaian Kegiatan
b.1. Membuat soal
Capaian pada kegiatan ini yaitu: saya telah membuat soal untuk pelaksanaan ulangan harian bagi peserta didik dengan melihat kemampuan mereka. Agar terciptanya nilai keadilan dalam tes, dan tidak memaksakan kehendak guru semata.
b.2 Melaksanakan tes
Hasil dari tahapan kegaitan  ini yaitu saya telah melaksanakan ulangan harian dengan terbuka. Agar pelaksanaan ulangan tidak terkesan ditutup-tutupi dan menimbulkan kecurigaan. Sehingga pelaksanaan tes pun terlaksana secara transparan.
b.3 Mengoreksi hasil tes
Hasil dari tahapan kegaitan  ini yaitu saya telah mengoreksi soal dengan mengajak pesrta didik yang selesai ulangan harian untuk mengoreksi hasil ulangan harian setelah tes diadakan. Saya mengajak Peserta didik mengoreksi saat itu juga tanpa menunda-nunda lagi. Agar pelaksanaan koreksi hasil ulangan disiplin waktu, tanpa terkesan membuang-buang waktu.
b.4 Membagikan hasil tes
Setelah hasil ulangan dikoreksi dan dinilai, Saya telah membagikan hasil ulangan di depan seluruh Peserta didik. Agar pelaksanaan  pembagian hasil ulangan terkesan transparan dan tidak ada yang ditutupi. Sehingga seluruh peserta didik dapat mengetahui
44
c. Nilai-Nilai Dasar  yang  Relevan   
c.1 Membuat soal
Nasionalisme : sila ke 5 (Keadilan), ketika beberapa bab dari materi pelajaran telah tersampaikan, selanjutnya saya membuat soal untuk ulangan harian. Agar dapat mengetahui sebatas mana pengetahuan peserta didik mengenai materi yang telah diajarkan oleh guru. Saya selalu membuat soal dengan melihat kemampuan siswa agar pembuatan soal berlandaskan pada nilai keadilan.
c.2  Melaksanakan tes
Akuntabilitas (transparan), pada saat saya melaksanakan kegiatan ulangan harian saya selalu melaksanakannya secara terbuka. Agar pelaksanaan ulangan tidak terkesan ditutup-tutupi dan menimbulkan kecurigaan. Sehingga pelaksanaan tes pun terlaksana secara transparan.  
c.3  Mengoreksi hasil tes
Anti korupsi (disiplin), setelah saya melakukan tes (ulangann harian) kemudian saya mengajak siswa yang telah mengikuti tes (ulangan harian) untuk mengoreksi hasil ulangan pada saat itu juga tanpa menunda-nunda. Agar pelaksanaan koreksi hasil ulangan disiplin waktu, tanpa terkesan membuang-buang waktu.
c.4  Membagikan hasil tes
Akuntabilitas (transparan), pada saat saya membagikan hasil ulangan harian saya selalu membagikana secara terbuka atau di depan seluruh peserta didik. Agar pelaksanaan pembagian ulangan tidak terkesan ditutup-tutupi, dan semua anak mengetahui hasilnya. Sehingga pembagian hasil tes yang saya lakukan terkesan transparan.
d. Manfaat Nilai dasar Bagi Stakeholder Terkait
Manfaat nilai dasar bagi stakeholder  yang terkait yaitu: Terwujudnya evaluasi pembelajaran yang objektif dan berkesinambungan. Dengan evaluasi pembelajaran guru dapat mengetahui peserta didik mana yang sudah menguasai materi, dan dapat mengetahui apakah metode yang digunakan guru sudah tepat dalam pembelajaran.

45
 

e. Manfaat Aktualisasi Terhadap Pencapain Visi Misi Organisasi
Manfaat pada tahap kegiatan ini terhadap visi misi organisasi yaitu saya telah berkontribusi terhadap pencapaian organisasi berkaitan dengan meningkatkan prestasi akademik lulusan.
f. Keterkaitan Dengan Nilai-Nilai Organisasi        
Keterkaitan terhadap nilai organisasi dengan mengaktualisasikan nilai Anti korupsi (disiplin) yaitu pada saat mengajak peserta didik mengoreksi hasil ulangan pada saat itu juga, yaitu setelah tes dilaksanakan dan tidak menunda-nunda.
g. Dampak Bila Aktualisasi Tanpa Didasari Nilai Dasar Profesi PNS
46
       Bila kegiatan ini tidak dilaksanakan dengan berlandaskan kepada nilai dasar PNS  maka tidak terciptanya evaluasi pembelajaran yang berupa ulangan harian Sehingga guru tidak dapat mengetahui mana saja siswa yang sudah memahami pembelajaran selama ini dan mengetahui seberapa berhasil metode yan guru gunakan dalam mengajar.

BAB V
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pelaksanaan aktualisasi habituasi dari tanggal  24 oktober 2019 – 4 desember 2019 sesuai dengan rencana dan bantuan, serta dukungan yang sangat besar dari Mentor dan Coach tentang  Mengoptimalkan Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran Melaksanakan Sholat Pada SD Negeri 19 Bengkulu Tengah “, dengan menerapkan nilai-nilai dasar PNS (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi) maka dapat disimpulkan :
Telah dilaksanakannya optimalisasi dalam pelaksaaan kegiatan pembelajaran PAI di kelas, supaya pembelajaran terarah dengan (1) Menyiapkan perangkat pembelajaran (2) Melaksanakan PemberianMateri Pembelajaan (3) Melaksanakan Kegiatan Praktek Sholat (4) Melakukan evaluasi pembelajaran
Pada saat masuk ke dalam kelas dan melaksanakan proses kegiatan pembelajaran, guru mengoptimalkan melalui kegiatan pembelajaran diantaranya kegiatan awal berupa salam, absensi, berdo’a, apersepsi dan motivasi. Kemudian kegiatan inti berupa penjelasan mengenai bagaimana tata cara sholatyang benar,bagaimana cara melafazkan bacaan sholat yang benar,melaksanakantanya jawab antara siswa dan guru,melaksanakankegiatan mempraktekkan sholat dimana gurudan siswa melaksanakan kegiatan sholat agar anak lebih memahami bagaiman sholat itu sendiri. Terakhir kegiatan akhir yaitu evaluasi akhir pembelajaran dan penutup. Yang semuanya itu tertuang dalam RPP. Bukan hanya itu guru juga telah membuat bahan ajar untuk peserta didik dan telah melakukan ulangan harian atas materi yang telah selesai selama kegiatan aktualisasi.
47
Kegiatan yang dioptimalkan tersebut berhubungan erat dengan nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi menjadi dasar bagi aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas-tugas dan kewajiban dalam instansi kerja. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan prajabatan pola baru yang lebih menekankan pentingnya aktualisasi nilai-nilai dasar profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup kerja diharapkan adanya aparatur negara yang profesional serta menjadi pelayan masyarakat yang benar-benar mencerminkan seorang aparatur dalam melaksanakan pelayanan publik.

B. Saran
1. Bagi guru hendaknya menerapkan secara terus menerus agar tercipta situasi pembelajaran yang kreatif dan berwawasan untuk mengoptimalkan proses kegiatan pembelajaran agar pembelajaran terarah dan lebih baik.
2. Perlu adanya kegiatan yang terus mendukung untuk memaksimalkan aktualisasi yang berkaitan dengan optimalisasi proses kegiatan pembelajaran agar pembelajaran terarah dan lebih baik.
3. Pimpinan dan Rekan–rekan seperjuangan untuk senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai ANEKA dengan sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas dan fungsi untuk menciptakan kualitas pelayanan publik yang baik serta senantiasa memberikan dorongan dan bimbingan yang bersifat membangun kepada rekan kerja agar bertanggung jawab dan selalu memegang teguh tugas dan fungsi dalam pekerjaan serta menjaga loyalitas sebagai Aparatur Sipil Negara, nantinya akan membawa perubahan positif yang mengarah pada tercapainya cita-cita bangsa.







48
 

DAFTAR PUSTAKA

Lembaga Administrasi Negara. 2017. Aktualisasi Modul Pendidikan danPelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. AkuntabilitasModul Pendidikan danPelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Anti KorupsiModul Pendidikan danPelatihan Prajabatan Golongan I/II Dan  III. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Analisis Isu Kontenporer Modul Pelatihan Calon PNS. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Etika Publik Modul Pendidikan danPelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Kesiap Siagaan Bela Negara Modul Pelatihan Calon PNS. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Komitmen Mutu Modul Pendidikan danPelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Nasionalisme Modul Pendidikan danPelatihan Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Manajemen Aparatur Sipil negara Modul Pelatihan Calon PNS. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Pelayan Publik Modul Pelatihan Calon PNS. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Wawasan Kebangsaan Dan Nilai-Nilai Bela Negara Modul Pelatihan Calon PNS. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.
Lembaga Administrasi Negara. 2017. Whole Of Goverment Modul Pelatihan Calon PNS. Jakarta: Lembaga AdministrasiNegara.







49
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SK Sekolah

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH DINAS PENDIDIKAN   DAN KEBUDAYAAN SEKOLAH DASAR NEGERI 0 1 MERIGI SAKTI Alamat : Desa Bajak III, Kecamatan Merigi Sakti Kode Pos 38383   KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI 01 MERIGI SAKTI Nomor :421.2/SK/SDN01/2014 TENTANG PENGANGKATAN BENDAHARA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN PELAJARAN : 2013-2014                                              Menimbang : a. Bahwa untuk kelancaran tugas penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) padaSD Negeri 01 Merigi Sakti maka dipandang perlu mengangkat seorang bendahara b. Bahwa yan...

Artikel Prisma Segitiga

 Rumus Prisma Segitiga (Volume dan Luas Permukaan) serta Contoh soal Menghitung Prisma Segitiga - Di artikel ini, kami membahas tentang prisma segitiga sama kaki, luas permukaan prisma segitiga, volume prisma segitiga, cara menghitung rumus luas permukaan prisma segitiga, cara menghitung volume prisma segitiga, contoh soal menghitung luas permukaan prisma segitiga, contoh soal menghitung volume prisma segitiga, dan lain-lain. Di kehidupan sehari-hari sering di lihat benda yang menyerupai prisma segitiga diantaranya atap kandang hewan pliharaan, atap rumah, dan lain-lain. Seomoga dengan adanya artikel ini, anda semakin paham mengenai prisma segitiga. Di sini kami hanya membahas mengenai prisma segitiga dan rumus-rumus pada prisma segitiga itu sendiri, di antaranya rumus Luas permukaan dan volume. Prisma Segitiga Prisma segitiga merupakan bangun ruang tiga (3) dimensi yang terbentuk atas alas, penutup atau topi, dan selimut. Jika di perhatikan alas prism...

SK Pembagian Tugas Guru Piket SDN 19 Bengkulu Tengah

  PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH DINAS PENDIDIKA N DAN KEBUDAYAAN SEKOLAH DASAR NEGERI 19 BENGKULU TENGAH Alamat : Desa Bajak   I II, Kecamatan Merigi Sakti Kode Pos 38383   SURAT KEPUTUSAN KEPALA SD NEGERI 19 BENGKULU TENGAH NOMOR: 421/ /SDN19BT/2024 TENTANG Pembagian Tugas Guru Piket Tahun Pelajaran : 2023 / 2024 Pada Sekolah Sd Negeri 19 Bengkulu Tengah Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Bengkulu Tengah Kepala Sekolah Sd Negeri 19 Bengkulu Tengah   Menimbang : Untuk memperlancar pelaksanaan tugas Kepala Sekolah di dalam pengelolaan Administrasi dan kependidikan di SDN 19 Bengkulu Tengah Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah sehingga dapat berjalan dengan tertib, aman dan teratur maka dipandang perlu menunjuk guru untuk menjadi Guru Piket tahun pelajaran : 2023 / 2024 Mengingat      1. UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. ...